BELANDA: KEKALAHAN ADALAH VITAMIN BAGI KEMENANGAN

 

Pertandingan Belanda lawan Meksiko terbilang unik. Untuk pertama kalinya di dunia, ada time out dalam sepak bola, masing-masing satu kali pada babak pertama dan kedua. Istilah yang digunakan adalah cooling break. Pastilah ini dilakukan karena cuaca memang sangat panas.

 

Agaknya cuaca yang kelewat panas itu yang membuat Belanda terseok-seok, terbirit-birit dan tak berkutik di babak pertama. Meksiko bisa seenaknya menggempur gawang Belanda. Untunglah kiper Belanda bermain bagus dan sejumlah tendangan penyerang Meksiko kurang akurat.

 

Belanda sangat sulit membangun serangan. Van Persie terlunta-lunta, hanya beberapa kali mendapat bola dan kesempatan, hanya satu kesempatan Belanda untuk membuat gol. Robben juga seperti mati angin. Meksiko menguasai lapangan tengah dan Belanda dipaksa bertahan karena gempuran yang terus menerus. Akhirnya Dos Santos berhasil melesatkan gol ke gawang Belanda pada menit ke 48.

 

Rupanya kekalahan itu yang mampu membangkitkan Belanda. Saat melawan Spanyol, Belanda juga kalah terlebih dahulu oleh penalti Xabi Alonso pada menit 27. Baru pada menit ke 44 van Persie berhasil membalas dengan gol yang dilakukan melalui terbang yang indah. Pada babak kedua Belanda berhasil mencetak 4 gol. Spanyol dihancurkan Belanda 5-1.

 

Sewaktu melawan Australia, Belanda menang lebih dulu. Disamakan dan sempat kalah 2-1 pada menit 54. Untungnya pada menit 58 Belanda bisa samakan jadi 2-2. Baru pada menit 68, bisa kalahkan Australia 3-2. Tampaknya kekalahan merupakan vitamin yang dibutuhkan Belanda untuk memenangkan pertandingan.

 

Gol Dos Santos membuat Belanda seperti kerasukan. Mereka terus menyerang. Banyak peluang diciptakan. Namun, kiper Meksiko, Ochoa sangat perkasa dan luar biasa. Beberapa kali ia mampu menghalau bola yang nyaris gol.

 

Sementara pelatih Belanda, van Gaal tampak tenang dan tetap duduk. Ia terus sibuk membuat catatan. Pastilah ia bukan sedang mengisi teka-teki silang atau bermain sudoku. Ia pasti sedang menyusun strategi gempuran yang efektif dan hasilkan gol. Ia tarik megabintang van Persie dan memasukkan Huntelaar.

Akhirnya pada menit 88, setelah ada kemelut kecil di depan gawang Meksiko, Snijder berhasil membuat gol. Pada masa tambahan waktu, Robben dibantai dikotak penalti. Huntelaar berhasil eksekusi penalti. Meksiko terjungkal hanya beberapa saat sebelum pertandingan usai. Sepak bola memang selalu melahirkan drama yang tragis. Air mata tercurah. Air mata sedih pada pemain Meksiko, dan air mata gembira pada pemain Belanda.

 

Belanda memang lebih diunggulkan karena permain dan hasilnya yang luar biasa pada babak penyisihan grup. Namun, karena terjadi banyak kejutan, para komentator, analis dan prediktor sangat hati-hati membuat perhitungan menang-kalah.

 

Ternyata benar, Belanda mengalami kesulitan mengembangkan permainan dan sempat kalah selama 40 menit. Tetapi dengan semangat tak kenal lelah dan ketenangan, akhirnya mereka menang.

 

Keunggulan Belanda adalah kemampuan untuk fokus, tidak terpancing emosi dan tetap berusaha keras ciptakan gol. Berbeda betul dengan pertandingan final piala dunia 2014 saat mereka melawan Spanyol. Pada waktu itu, para pemain Belanda dimakan api emosi. Itulah yang membuat mereka kalah.

 

Para pemain Belanda saling mendukung, tak ada saling menyalahkan. Bersama-sama mereka melakukan serangan dari semua lini. Sedapat dan secepat mungkin mengalirkan bola ke gawang lawan.

 

Tenang di bawah tekanan, tak terpancing emosi negatif, tetap fokus dan kompak, serta terus saling dukung adalah kunci kemenangan bagi tim yang sedang berada dalam kekalahan.

 

Dimana pun, kekalahan memang sering menimbulkan kesalahan, kesalahpahaman, kepanikan, kekacauan dan turunnya semangat, dan kepercayaan diri. Orang yang tak stabil dan lemah kepercayaan dirinya, seringkali terpancing untuk lakukan apa saja di bawah tekanan kekalahan.

 

Mereka biasanya mau dan mampu, bisa dan biasa melakukan apa saja untuk keluar dari kekalahan. Mereka tak segan untuk hancurkan lawannya dengan cara-cara yang keji dan menjijikkan. Kekalahan justru membuat mereka kehilangan kemampuan untuk fokus dan meningkatkan daya juang.

 

Bersebalikan dengan itu adalah mereka yang menjadikan kekalahan sebagai pemicu untuk berbuat lebih baik, meningkatkan daya juang dan lebih fokus mencapai tujuan. Kekalahan adalah situasi tak menyenangkan yang tetap harus disikapi dengan positif.

 

Kekalahan bisa diatasi jika tetap membangun harapan dengan kerja keras. Kekalahan jangan pernah mendorong untuk berputus asa. Inilah sikap kunci yang mesti terus dipertahankan jika berada di bawah tekanan kekalahan.

 

Namun, tak semua orang mampu bersikap seperti itu. Adalagi tiep orang yang lebih mengerikan dan menjijikkan saat merasa kurang mampu untuk menang yaitu menyerang, menjelek-jelkkan, memfitnah, dan memutarbalikkan fakta tentang lawannya. Bukannya menunjukkan kelebihan yang mungkin dimiliki, tetapi bersibuk denga membuang waktu dan energi untuk menghancurkan lawan dengan cacian, makian, dan fitnah. Percayalah, jika pun mereka menang, kemenangan mereka akan memunculkan masalah dalam jangka panjang. Karena terlalu banyak membuat luka dan menumbuhmekarkan dendam.

 

Lihatlah bagaimana sikap Jahudi Israel terhadap Palestina. Meski Israel terlihat unggul dan menang, tetapi hidup mereka tidak tenang dan dikecam habis di seluruh dunia. Orang-orang Jahudi merasa terancam dimana pun mereka berada. Ini semua terjadi karena mereka mendapatkan kemenangan denga cara yang tidak sportif, tidak jujur, dan menghalalkan segala cara.

 

Belanda sebagai sebuah tim telah tunjukkan bagaimana caranya mengatasi kekalahan dengan sikap positif, fokus, kerja keras, tidak panik, dan tetat tenang. Dengan cara itu mereka menang.

 

KEKALAHAN JIKA DISIKAPI DENGAN POSITIF DAN TENANG, BISA JADI PEMICU KEMENANGAN.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s