KEMENANGAN YANG SULIT

 

Jerman akhirnya menang dari Aljazair setelah perpanjangan waktu nyaris habis. Pelatih Jerman tampak sangat kecewa dan was-was saat di babak pertambahan waktu belum juga tercipta gol. Apalagi, Aljazair juga tak memperlihatkan tanda-tanda penurunan semangat. Kala akhirnya gol tercipta, pelatih Jerman sungguh-sungguh nebunjukkan ekspresi kegembiraan yang sangat berlebihan. Ia juga tampak was-was kembali saat kedudukan 2-1 dan masih ada waktu tersisa.

 

Pertarungan Costa Rica lawan Yunani juga sangat menggetarkan hati dan dramatis. Akhirnya harus diselesaikan dengan adu penalti yang dimenangkan Costa Rica. Sungguh ini pencapaian yang luar biasa bagi Costa Rica yang akan bertemu Belanda pada pertandingan berikutnya.

 

Argentina dan Belgia juga baru bisa memenangkan pertandingan pada menit-menit akhir babak tambahan. Sungguh pertarungan pada 16 besar ini sangat di luar dugaan karena tim yang kurang diunggulkan ternyata sangat sulit dikalahkan. Mereka hendak tunjukkan, tidak gampang untuk dikalahkan. Jika kalah, kalah terhormat kerena terus berjuang sampai peluit panjang berbunyi.

 

Mengapa kemenangan menjadi sangat sulit diperoleh?

 

Bagi tim-tim yang tidak diunggulkan dan yang diremehkan bisa memenangkan satu pertandingan saja telah mendatangkan rasa bangga luara biasa. Apalagi jika yang dikalahkan adalah tim unggulan, yang punya segalanya. Tim-tim unggulan itu memiliki pemain-pemain bintang dengan bayaran selangit, gelar juara, kemewahan karena merupakan tim yang diberi fasilitas berlebih dan didukung media.

 

Rasa bangga itu berubah menjadi motivasi tinggi dan meningkatkan daya juang saat akhirnya tim-tim bukan unggulan itu bisa lolos ke babak berikutnya. Dalam kondisi seperti ini bersatu dua kekuatan besar yaitu rasa bangga atas kemenangan dan kelolosan, serta harapan untuk melangkah lebih jauh.

 

Akibatnya mereka tidak lagi memiliki rasa takut pada siapa pun yang dihadapi. Muncul dan mekar perasaan bahwa kami bisa hadapi dan atasi siapa pun yang jadi lawan. Semangat membara, rasa percaya diri tinggi dan keinginan untuk membuat sejarah baru menjadi energi luar biasa yang menggerakkan mereka.

 

Itulah yang menjadi penyebab utama mengapa tim unggulan seperti Belanda, dan tim unggulan yang pernah menjadi juara dunia seperti Brazil, Argentina, Jerman, dan Perancis bukan saja menghadapi kesulitan, bahkan hampir terjungkal.

 

Dalam kompetisi sepak bola dan hidup sudah terbukti bila manusia digerakkan oleh nilai-nilai luhur yang diujudkan sebagai harga diri, kebanggaan, keinginan kuat untuk tunjukkan pengabdian dapat menjadi daya dorong yang melampaui apapun. Sebagai akibatnya manusia digerakkan dari dalam hatinya untuk lakukan yang terbaik, sehingga bersedia korbankan apapun dan rela berjuang dengan resiko apapun.

 

Bertentangan dengan itu adalah manusia yang melakukan suatu tindakan karena didorong kepentingan terbatas seperti menerima bayaran atau dijanjikan mendapat jabatan. Bisa juga karena sangat kecewa. Mereka bisa sangat bersemangat. Tetapi karena pada dasarnya ada kepentingan atau pemrih tertentu, maka gampang sekali menyerah dan berpaling. Bila menghadapi tantangan, mudah bereaksi dan tak terkendali atau lari tinggalkan gelanggang.

 

Manusia-manusia kayak gini biasanya fanatik gak karu-karuan, mengikuti sesuatu tanpa daya kritis dan mudah dikecoh dengan alasan-alasan yang picik dan buktti-bukti yang lemah. Mereka sangat mudah dimanipulasi dan dikibuli, diberi janji-janji tanpa bukti. Mereka tipe pengekor dan pembebek. Berjiwa lembek kayak tahu atau tape. Dalam pertarungan mudah menyerah dan banyak mengeluh.

 

Pastilah lawannya akan mendapat kemenangan dengan mudah. Bahkan dengan gertakan menggunakan teriakan saja mereka sudah ciut. Tak ada yang bisa diharapkan dari manusia jenis ini.

 

Tidak demikian dengan manusia yang memiliki keyakinan dan daya juang tinggi. Manusia yang memiliki harga diri, harapan dan tujuan. Mereka adalah para pejuang yang berjuang bukan karena bayaran atau ingin dapatkan jabatan atau sekedar tambahan penghasilan. Mereka adalah manusia yang berjuang atas dasar kebenaran demi harga diri dan kebaikan orang banyak.

 

Mereka tak pernah mau menyerah dan mengalah. Sehingga lawan-lawannya akan mengalami kesulitan untuk mengalahkan mereka. Kemenangan menjadi sangat sulit. Bagi mereka, perjuangan harus dilakukan dengan gagah berani, jika menang atau kalah sama-sama akan mendatangkan kehormatan. Kemenangan can kekalahan mereka akan dicatat dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. Mereka akan dikenang dan dujadikan teladan bagi generasi sesudahnya.

Bagi mereka kehormatan jauh lebih bermakna daripada kemenangan. Bisa saja mereka kalah, tetapi mereka tidak pernah mengalah, apalagi menyerah. Mereka akan katakan dengan keyakinan dan ketegasan bahwa

 

HIDUP ADALAH PERJUANGAN UNTUK MEMPEROLEH KEHORMATAN, BUKAN SEKADAR KEMENANGAN.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s