STRATEGI JITU UNTUK KALAH DALAM PILPRES: PERTAMA, SERANG SECARA TERBUKA CALON LAWANMU

 

Pilpres 2014 akan segera berlalu, hari ini sudah dilakukan pencoblosan dan sudah ada hasil hitung cepat. Untuk pertama kali terjadi dalam sejarah pemilu di Indonesia, terdapat perbedaan hasil hitung cepat. Tujuh lembaga survey memenangkan Jokowi-JK dan empat lembaga survey lain memenangkan Prabowo-Hatta. Mulai muncul diskusi ada apa di balik semua ini? Apakah perbedaan ini merupakan kelanjutan dari persaingan yang memang terasa panas dan sangat tidak sehat?

 

Tulisan ini dan sejumlah tulisan lain adalah paparan strategi jitu untuk kalah dalam pilpres. Tulisan-tulisan yang merupakan serial ini didasarkan pada analisis terhadap apa yang terjadi selama pilpres 2014 berlangsung. Semoga saja berguna untuk membangun demokrasi yang lebih baik pada masa depan.

 

Strategi jitu pertama adalah serang calon lawanmu secara terbuka. Jelek-jelekkan dia. Tunjukkan pada publik semua kekurangannya. Bahkan bila perlu kekurangan itu dieksplorasi dan dieksploitasi habis-habisan dengan segala cara. Boleh dengan puisi, prosa, artikel atau cara-cara lain. Jangan lupa cemooh calon lawanmu dalam pidato-pidato politikmu di depan publik. Sekalian mengejeknya menggunakan kata-kata dan bahasa tubuh. Libatkan pendengarmu untuk ikut mengejek calon lawanmu itu. Ini perlu dilakukan agar semua pendengarmu ikut membenci calon lawanmu itu.

 

Lakukan itu secara berulang-ulang. Sampai jadi berita besar di berbagai media dan menimbulkan kontroversi. Semakin banyak perbedaan pendapat yang diakibatkannya maka semakin bagus. Itu berarti berhasil menarik perhatian orang banyak untuk menyudutkan calon lawan Anda.

 

Menjelek-jelekkan lawan pasti membuat senang pendukung Anda. Mereka akan makin percaya diri dan semakin yakin mendukung Anda. Karena lawan Anda terbuka topengnya. Terkubak semua boroknya. Akan sangat kelihatan betapa lemahnya lawan Anda karena telah ditunjukkan kelemahannya. Tak usah pedulikan apakah kejelekan yang Anda tunjukkan itu benar-benar merupakan fakta yang sesungguhnya atau cuma rekayasa Anda.

 

Tetapi percayalah, pada saatnya strategi ini akan menjadi salah satu penyebab kekalahan Anda. Mengapa? Karena secara hakiki semua manusia memiliki kekurangan dan kelemahan. Sebab itulah ciri utama semua manusia. Itu berarti calon yang Anda dukung juga pasti memiliki kekurangan dan kelemahan.

 

Boleh jadi bukan calon lawan yang Anda serang yang akan membalas. Tetapi orang lain yang juga tidak kalah semangat untuk membongkar kekurangan, kelemahan, dan kebobrokan calon Anda. Akan semakin seru bila para pendukung calon lawan yang Anda serang ikut membalas serangan. Serangan Anda bukan saja membangkitkan semangat dan kemarahan calon lawan Anda dan pendukungnya. Juga kemarahan orang-orang yang merasa Anda telah menzhalimi dan menganiaya orang. Apalagi bila calon lawan Anda adalah orang yang punya reputasi baik di mata publik. Maka calon Anda akan dibela banyak orang dan pendukungnya bahkan akan bertambah. Sementara orang-orang itu juga akan terus mengeksplorasi dan mengeksploitasi kejelekan calon Anda sampai tuntas dengan kerincian luar biasa.

 

Penyerang Anda akan bilang, elo jual gue beli. Boleh jadi serangan mereka bisa di luar dugaan Anda. Karena mereka berfikir, Andalah yang telah memulai.

 

Media massa yang bersikap objektif akan menempatkan Anda sebagai orang yang tak percaya diri, dan hanya bisa menunjuk kesalahan orang lain, serta tak menyadari kekurangan dan kesalahan diri sendiri. Mereka akan bilang Anda orang yang bisa melihat tungau di seberang lautan, tetapi tak mampu menengok gajah di pelupuk mata.

 

Anda akan jadi hujatan banyak orang, dan di luar dugaan Anda, calon Anda justru akan dibenci. Inilah strategi jitu pertama untuk kalah dalam pilpres.

 

Percayalah strategi ini sangat jitu, sebab sudah teruji dalam pilpres 2014 dan pilpres sebelumnya. Pihak yang menggunakan strategi ini terbukti kalah.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s