STRATEGI JITU KALAH PILPRES: SEMBILAN, GUNAKAN LEMBAGA SURVEY TANDINGAN

 

Sejak reformasi, saat menjelang, selama dan sesudah pemilu, lembaga survey memegang peranan penting. Mungkin kenyataan ini merupakan bagian tak terelakkan dari politik moderen yang makin menghargai pendekatan keilmuan dan penggunaan teknologi.

 

Dalam semua pemilu yang diselenggarakan, mulai dari pemilu legislatif, pemilu presiden sampai pemilu kepala daerah tingkat satu dan dua, lembaga survey selalu ikut meramaikan dan seringkali jadi penentu. Penentu apakah seorang calon pantas diusung dan calon mana yang menang setelah hari pencoblosan.

 

Keputusan partai terkait calon yang akan bertarung pada semua tingkat pemilu, sekarang ini lebih ditentukan oleh survey. Ambillah contoh terbaru apa yang dilakukan Partai Golkar. Aburizal Bakrie sejak mencalonkan diri dan secara resmi didukung Partai Golkar, tingkat keterpilihannya tergolong rendah. Meskipun sempat merangkak naik, namun akhirnya cenderung menurun, menjauhi perolehan angka calon lain. Padahal Aburizal Bakrie sudah habis-habisan beriklan dan melakukan perjalanan keliling. Ditambah lagi hasil pileg yang jeblok, akhirnya Aburizal batal jadi capres. Capek deh.

 

Lembaga survey juga dipercaya saat melakukan hitung cepat. Contoh terbaru adalah hitung cepat hasil pileg. Setelah sejumlah lembaga survey terpercaya mengumumkan hasilnya, Presiden Sby mengucapkan selamat kepada para pemenang. Aburizal Bakrie juga hari itu juga pada sorenya mengucapkan selamat pada Megawati. Itu artinya hasil hitung cepat lembaga survey dipercaya. Terbukti setelah KPU melakukan hitungan, hasinya sama dengan hitung cepat. Paling beda pada angka di belakang koma. Begitulah selalu selama ini.

 

Kebiasaan seperti inilah yang membuat sebagian masyarakat percaya pada hasil survey dan hitung cepat berbagai lembaga survey terpercaya. Kebiasaan itu terbentuk karena pengalaman berulang-ulang dalam tahun-tahun yang panjang dari pemilu ke pemilu sejak 1999. Lembaga-lembaga survey terus bertambah dan menjadi bagian dari demokrasi kita. Bagian yang makin penting.

 

Anda tidak boleh meremehkan lembaga survey meskipun bisa jadi Anda agak terganggu dengan hasil survey terkait elektabilitas diri Anda. Sikap orang-orang dalam tim pemenangan Anda yang tidak memercayai hasil lembaga survey sungguh sangat mengherankan dan jadi bahan tertawaan serta cemoohan orang banyak. Mungkin juga yang tidak percaya itu karena hasil survey tentang elektabilitas dirinya sangat mengecewakan.

 

Tetapi ingat, dalam hidup pastilah kita bisa dan boleh menyukai atau membenci apapun. Namun jangan pernah kehilangan kejernihan, objektivitas, dan rasa keadilan karena dorongan perasaan itu. Bukankah Anda mendapat dukungan karena survey elektabilitas diri Anda cenderung menaik?

 

Karena itu atur strategi untuk memengaruhi lembaga survey. Bila perlu Anda harus bisa mengatur atau mengendalikan lembaga survey sesuai keinginan dan tujuan Anda. Tidak usah semua, sebab jumlahnya belasan. Cukup beberapa saja sebagai pengimbang sekaligus pengacau rasa percaya masyarakat yang sudah sangat percaya pada lembaga survey.

 

Lembaga-lembaga survey yang berpengalaman dan dipercaya karena sudah teruji kecocokan hasilnya dengan KPU terus melakukan survey. Hasilnya memang menggembirakan. Sebab tingkat elektabilitas Anda meningkat bahkan cenderung meroket. Namun, angkanya masih di bawah seteru politik Anda.

 

Saatnya Anda mengatur agar ada lembaga survey yang menunjukkan bahwa Anda mulai memimpin dengan angka yang lebih tinggi dibandingkan seteru Anda. Harus dilakukan sejak masa kampanye. Dua efek yang diharapkan. Pertama, agar orang mulai ragu-ragu, hasil lembaga survey mana yang benar. Kedua, angka elektabilitas Anda yang tinggi akan meningkatkan rasa percaya diri pendukung Anda, dan bisa menarik orang yang masih ragu memilih Anda, agar menjatuhkan pilihan pada Anda.

 

Pastilah akan ada macam-macam tuduhan, bahkan kemarahan. Tenang saja, Anda kan sudah sangat terbiasa dituduh macam-macam akibat perbuatan Anda pada masa lalu. Cuekin ajalah. Sekarang kan pendukung Anda terus bertambah.

 

Bagus juga bila lembaga survey yang mendukung Anda lebih dari satu. Jangan lupa tampilkan orang lembaga survey itu di televisi yang secara membabi buta telah mendukung Anda untuk meyakinkan masyarakat. Mereka harus canggih waktu menjelaskan metodologi yang digunakan untuk melakukan survey. Ini harus dilakukan untuk meyakinkan masyarakat.

 

Secara bergantian lembaga survey itu harus mengumumkan hasil surveynya sebelum pemilihan. Anda harus terus unggul dan angkanya terus meningkat. Mungkin ada yang tertawa geli melihat hasil lembaga survey yang mengunggulkan Anda. Peduli amatlah dengan orang-orang kayak gini. Mereka cuma gak suka aja pada Anda. Tetapi hasil-hasil itu akan meningkatkan rasa percaya diri pendukung Anda dan membuat gamang sejumlah orang.

 

Ingat survey hanyalah tujuan sementara. Tujuan akhir adalah hitung cepat. Saat pencoblosan telah berlangsung, lembaga survey Anda harus memenangkan Anda. Memang lembaga survey yang dipercaya jumlahnya lebih banyak dari lembaga survey pro Anda. Tetapi bila ada hasil yang berbeda paling tidak membuat masyarakat terbelah dalam keraguan.

 

Atas kejadian adanya dua hasil hitung cepat ini, setidaknya membuat Anda akan dikenang sebagai kompetitor capres yang paling hebat. Anda akan dikenang karena banyak sebab. Pertama, Anda mampu mendapat dukungan lebih banyak partai dari dugaan banyak orang. Anda sendiri juga tidak mengira partai pendukung akan sebanyak ini kan? Kedua, Anda adalah calon presiden yang paling banyak mendapatkan dukungan melalui deklarasi. Mungkin pada masa depan pun sulit melampaui prestasi ini. Ketiga, Anda sukses meningkatkan elektabilitas dengan berbagai cara, termasuk kampanye hitam dan fitnah. Keempat, Anda sangat sukses membuat masyarakat ragu-ragu dan terbelah karena kemampuan Anda memengaruhi lembaga survey sehingga hasil survey dan hitung cepat jadi sama sekali berbeda dibanding pilpres dan pemilu sebelumnya. Rasanya pada masa lalu kejadian seperti ini belum pernah terjadi. Sungguh Anda orang hebat luar biasa. Keluar dari kebiasaan!

 

Tetapi Anda harus sepenuhnya menyadari. Tindakan ini sebenarnya seperti membungkus bangkai busuk menggunakan kemasan kotak yang indah dan dilapisi dengan plastik tebal. Bila sedikit saja plastik itu bocor atau robek, maka bau busuk bangkai itu segera menyebar. Ini hanya persoalan waktu.

 

Pertanyaannya adalah seberapa lama manusia mampu menyimpan bangkai denga tetap aman? Ada kerawanan dan bahaya yang melekat dalam tindakan yang Anda lakukan ini. Bila terbongkar Anda bukan saja kalah dalam kompetisi pilpres, bahkan kalah dalam hidup dan sebagai manusia.

 

Rasanya Anda sudah sangat terbiasa dengan keadaan seperti ini. Karena sejatinya Anda adalah orang luar biasa. Biasa keluar dari kebiasaan. Pastilah semua ini akan menegaskan dengan lebih mantab siapa Anda sebenarnya. Anda akan tercatat dalam sejarah. Hanya orang-orang hebat yang tercatat dalam sejarah. Jika tidak hebat mana mungkin Firaun, Hitler, Lenin, Stalin, Mao Tse Tung, dan Rezim Pol Pot tercatat dalam sejarah. Rasanya Anda juga telah membuat sejarah dan pasti dicacat.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s