STRATEGI JITU MENANG PILPRES: KEEMPAT, BERKUMPULLAH BERSAMA PENDUKUNG YANG BERNURANI DAN BERAKAL BUDI

 

 

Pemenang pilpres memang ditentukan oleh suara terbanyak. Begitulah aturan demokrasi. Namun jangan pernah tergoda untuk mengumpulkan sebanyak mungkin orang tanpa seleksi. Jangan yang penting banyak. Siapa pun boleh ikut serta. Jika mengumpulkan orang dengan cara seperti itu, Anda telah merubah komunitas menjadi gerombolan. Itu artinya Anda menjadikan kubu Anda sebagai TPA atau tempat pembuangan akhir sampah.

 

Jangan sampai keinginan buta untuk menang membuat Anda kehilangan kemampuan untuk memilah, memilih, dan mengolah. Bila Anda menang, tetapi yang membuat Anda menang adalah kumpulan gerombolan bukan komunitas, pastilah akan muncul masalah serius saat Anda harus menjalankan amanah rakyat.

 

Karena para gerombolan itu akan menuntut macem-macem. Sebab begitulah karakter gerombolan di mana pun di bumi ini. Gerombolan yang merupakan penjahat politik sejatinya sama saja dengan gerombolan preman jalanan. Apapun akan mereka kerjakan untuk mendapatkan keuntungan materi. Jangankan sekadar memfitnah, membunuh pun mereka bersedia, asal jelas bayarannya.

 

Sikap selektif Anda untuk tidak mau bekerja sama dengan partai yang mendahulukan kekuasaan sudah benar. Meskipun mereka ramai-ramai berpaling dari Anda. Kemudian sebagai akibatnya Anda dikeroyok dan “digorok” dengan berbagai kampanye hitam dan fitnah.

 

Lanjutkan sikap selektif itu dengan cara, hanya mengumpulkan orang yang bernurani dan berakal budi menjadi pendukung. Percayalah, rakyat banyak yang tidak banyak cicong itu masih sangat banyak yang masih bekerja dan sensitif nurani dan akal budinya.

 

Mereka memang tak banyak bicara. Tetapi apapun yang dihembuskan orang tentang Anda mereka tak peduli. Yang mereka tahu dan yakini, Anda adalah orang jujur yang sederhana. Mereka menggantungkan harapannya pada Anda.

 

Di kalangan kaum terpelajar dan yang berpunya pun masih sangat banyak orang yang dengan hati-hati menggunakan nurani dan akal budinya. Mereka mendukung Anda dengan cara-cara yang simpatik. Bukan dengan menghujat dan memfitnah.

Di kalangan pesohor yaitu penyanyi, artis, komedian, sutradar, pencipta lagu, presenter, tokoh-tokoh media, atlit, kaum profesional dalam jumlah yang sangat besar mendukung Anda dengan pertimbangan nurani dan akal budi. Percayalah ini kekuatan yang luar biasa. Melebihi kekuatan orang dan kelompok orang yang tiap hari membuat deklarasi.

 

Tidak sedikit tokoh-tokoh agama, kebudayaan, dan pendidikan yang secara diam-diam atau terbuka mendukung dan mengusahakan kemenangan Anda dengan caranya masing-masing. Karena mereka yakin Anda akan memelihara, menjaga dan terus merekatkan kebhinekaan negeri ini. Mereka sepenuhnya sadar, negeri ini akan semakin baik justru bila kita bisa memertahankan hidup damai dalam keberbedaan. Karena sejatinya negeri ini sejak dahulu kala adalah negeri yang bhinneka. Mereka tak ingin ada tirani mayoritan atau minoritas. Semua harus ditumbuhmekarkan dalam kebersamaan. Inilah suara nurani mereka, juga hasil analisis akal budinya.

 

Dengan nurani dan akal budi itu pula mereka melawan fitnah berbau SARA yang terus dihembuskan oleh mereka yang berseberangan dengan Anda. Mereka sadar, cara-cara kotor yang selama ini dikembangkan dengan fitnah SARA itu tidak perlu dilawan dengan cara yang sama. Itulah sebabnya mereka membuat lagu dan himbauan lewat puisi dan slogan yang lebih mengedepankan kebersamaan sebagai bangsa yang hidup damai dan menjadi besar dalam kebersamaan.

 

Orang yang mendukung Anda dengan nurani dan akal budi tak butuh bayaran, dan juga tak akan menuntut bagian dari kekuasaan. Mereka hanya ingin negara bangsa ini bertambah baik bagi semua, termasuk bagi yang tidak memilih Anda. Dan semua orang yang menghujat dan memfitnah Anda.

 

Nurani dan akalbudi akan memicu mereka untuk melakukan yang terbaik bagi Anda. Mereka bahkan bersedia berkorban dengan tenaga dan dana. Dengan semua kerja dan pengorbanan itu, mereka sangat berharap Anda menjadi orang yang amanah, menjalankan kekuasaan untuk kepentingan rakyat.

 

Dengan nurani, mereka percaya pada nurani Anda. Dengan akal budi mereka yakin akal budi Anda akan terus dibimbing untuk tetap memikirkan rakyat, dan memberikan yang terbaik bagi rakyat.

 

Inilah bedanya pendukung yang menggunakan nurani dan akal budi dengan pendukung yang didorong oleh macam-macam pamrih kuasa dan rezeki.

 

Dalam sejarah panjang kemanusiaan, kekuatan nurani dan akal budilah yang membuat kebudayaan dan peradaban terus berkembang. Nurani dan akal budilah yang melahirkan perubahan-perubahan penting yang membawa manusia dan kemanusiaan terus meningkat melewati berbagai problema yang terus mengancam keutuhan dan kemuliannya.

 

Sejarah panjang manusia memang selalu diwarnai oleh macam-macam peristiwa mengerikan, pada zaman dahulu ada kisah Firaun. Di zaman moderen ada kekejaman Hitler. Sekarang ini juga ada kejahatan keji Zionisme Jahudi. Namun, dunia tetap bertahan dan terus maju. Karena nurani dan akal budi akhirnya berjaya.

 

Atas dasar bukti-bukti yang berasal dari sejarah panjang manusia. Yakinlah, Anda akan menang bila berkumpul dengan orang-orang yang bernurani dan berakal budi. Bekerja dengan ketulusan bareng-bareng mereka.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s